Definisi streaming dan penerapannya

Ramainya gembar-gembor industri musik yang melambat dan juga salah satu sektor yang paling terkena imbas dari COVID 19, maka coba untuk kita utarakan pengertian dan arti apa itu live streaming dan pre recording, keduanya sangat membutuhkan ketelitian dalam menjalakannya, hambatan lain juga ada pada tidak diperbolehkannya ada keramaian pada saat kegiatan tersebut dilakukan, mengingat ternyata masa pandemi belum juga usai. Maksimalisaasi pada kanal Youtube adalah sebuah tujuan yang harus dicapai, selain beberapa tujuan lain semasa kegiatan ini berlangsung atau sebelumnya, juga sesudahnya, dan semua adalah usaha keras dari pelaku industri musik untuk tetap berjalan pada masa pandemi seperti sekarang. Semua usaha rekan-rekan kami sangat hargai dan semoga smeua tetap sehat dan pandemi ini akan cepat berlalu.

Pada era media digital seperti sekarang ini, rasa-rasanya istilah streaming tak lagi asing di telinga Anda semua, bukankah begitu? Ketika melihat konten yang ada di media sosial, Anda bisa dengan mudah mengklik konten tersebut dan secara otomatis akan dimainkan, tanpa Anda perlu melakukan download terlebih dahulu. Lalu sebenarnya secara mendasar, apa pengertian dari streaming sendiri?

Terdapat beberapa pengertian streaming yang dapat dipahami, ada yang mengatakan bahwa streaming adalah proses pengiriman konten baik audio atau video yang dikirim dalam bentuk yang sudah terkompres melalui internet, yang kemudian dimainkan secara langsung tanpa harus melakukan pengunduhan (download) terlebih dahulu.

Ada juga yang mendefinisikan streaming sebagai proses mengalirkan atau mentransfer data dari server kepada host dimana data yang ditransfer merepresentasikan informasi atau pesan yang harus disampaikan secara langsung. Data yang dikirimkan melalui proses ini berupa video, audio, grafik, web tours atau aplikasi real time lain.

Sumber Gambar : Google

Pengertian Streaming secara Umum

Dari dua definisi tadi, dapat dikatakan bahwa streaming adalah proses transfer data atau informasi dari satu pengguna ke pengguna lain, baik secara langsung atau melalui aplikasi tertentu, yang sifatnya tidak perlu melakukan pengunduhan dan akan secara langsung ditampilkan untuk data yang sudah berhasil dipindahkan.

Jadi ketika Anda menggunakan media sosial seperti YouTube atau Instagram, Anda tidak perlu melakukan pengunduhan untuk menyaksikan video yang ada pada platform tersebut. Cukup dengan mengklik video yang akan disaksikan, dan secara langsung Anda akan dapat menikmati video tersebut secara bertahap sesuai dengan kecepatan transfer data yang dimiliki yaitu dengan channel internet dengan kecepatan 4G.

Streaming sendiri kini juga tak hanya dimanfaatkan pada media baru seperti YouTube dan Instagram, melainkan juga radio-radio modern yang mengandalkan jaringan internet untuk mengudara. Tidak sedikit yang kemudian memanfaatkan keberadaan radio online ini untuk mencari informasi berupa berita terkini atau sekedar konten hiburan yang dapat menemani ketika di perjalanan.

Jenis Streaming yang Kini Digunakan

Jika dilihat dari jenisnya, setidaknya ada 2 macam streaming yang digunakan oleh masyarakat saat ini. Pertama adalah Prerecord Streaming dan kedua adalah Live Streaming. Tentu terdapat perbedaan pada kedua jenis streaming ini.

Prerecord Streaming

Jenis yang pertama ini dijalankan dengan terlebih dahulu merekam video atau konten yang akan disiarkan, kemudian menyimpannya pada media tertentu (bisa media online atau media fisik seperti (hardisk). Setelah disimpan, baru kemudian host dapat melakukan akses pada konten tersebut jika akses diberikan secara bebas oleh pemilik konten. maksimalisasi file video sharing ada pada pointer dan pada saat kapankah juga dimanakah acara tersebut atau konten tersebut akan tayang (premiere), dan gambar yang diedit ulang, sehingga aman dan layak untuk ditonton sesuai dari standar konten owner dan semua pihak yang terlibat didalamnya yang juga bisa dianggap berhak untuk menentukannya

Live Streaming

Sedikit berbeda dengan Prerecord Streaming, Live Streaming dilakukan dengan konsep kerja seperti siaran langsung pada televisi. Artinya, pemilik konten melakukan kegiatan perekaman pada suatu konten dan secara langsung disiarkan pada media yang dimilikinya. Nantinya host dapat melihat secara langsung setiap detik yang dilalui oleh pemilik konten tersebut, sehingga engagement yang terjalin dapat lebih erat, maksimalisasi dapat dilakukan dengan membuat promosi sebelum live streaming berlangsung, sehingga sewaktu live streaming berlangsung, maka jumlah yang menonton pada saat itulah yang dihitung, hampir serupa tapi tidak sama, dan keduanya sama-sama mengandalkan sosial media sebagai alat promosinya.

Dikutip dirangkum dari beberapa blog dan ditambah diedit pada bulan September 2020, segera diedit ulang dalam beberapa hari kedepan… (LouBelle2020)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s